SEKILAS INFO
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Minggu, 20 05 2018 Mei 2018 >

Diterbitkan :
Kategori : Pesantren
Komentar : 0 komentar

Sahabat Ali Bin Abi Thalib berkata: “Ilmu Waris adalah ilmu yang hilang pertama kali di dunia ini.” Permasalahan warisan adalah hal yang sering kali membuat putus tali persaudaraan. Rebutan warisan, tidak adanya bagian yang jelas yang diwasiatkan oleh Mayyit menjadi hal yang biasa terjadi.

Diantara penyebab seseorang meninggalkan ilmu waris atau biasa disebut Ilmu Faroidh adalah sulitnya memahami materi-materi yang ada. Ilmu ini berusaha merumuskan ayat-ayat Alquran yang berhubngan dengan warisan.

Kitab Al Mauhabah

Kitab Al Mauhab Alladunniyah syarakh Nadhom Rohabiyah Ilmu Warosah- Kitab ini ditulis oleh Kyai Muda bernama Muhammad Jauhar Anshori bin Hujari bin Abdul Manaf bin Toyyib bin Hasan Munodo Al Madiuni.

Berawal dari temuan beliau ketika sedang mutholaah kitab-kitab Fiqh (khususnya bab Waris) diantaranya Hasyiyah Bajuri Syekh Ibrohim Al Bajury syarakh Kitab Fawaid As Syansyuriyah yang menjelaskan Nadhom Kitab Rohabiyah (Imam Abi Abdillah Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Husain Arrohaby yang terkenal dengan sebutan Muwaffaqud diin).

Di dalam temuan telaah kitab-kitab tersebut Kyai Jauhar menemukan pembahasan unik, indah dan dipandang bermanfaat, namun dengan tekstual pembahasan yang sangat panjang. Kemudian Kyai jauhar berminat untuk meringkas keterangan tersebut bertujuan untuk memudahkan bagi santri-santri untuk memahami mas’alah bab waris. Dengan kealiman dan pemahaman beliau, disampaikanlah penjelasan syarah Rohabiyah yang dinamakan Al Mauhab Al Ladunniyyah dengan bahasa yang mudah dipaham, jelas dan singkat.

Dalam lanjutan muqodimahnya, pemaparan dalam kitab ini nanti akan berupa Tashowur (gambaran) masalah-masalah tentang warosah dengan memberi penjelasan masing-masing dari nadhom Rohabiyah. Selanjutnya penjelasan juga disertai cara pengerjaan bab-bab yang ada. Seperti halnya cara mengerjakan bab Inkisar, Rod, Ta’shib dll. Dalam penulisannya Kyai Jauhar juga menyertakan penjelasan cara pengerjaan secara berulang-ulang dalam beberapa bab tidak bertujuan untuk memperpanjang pebahasan yang bertele2 namun hanya untuk bertujuan mereview cara pengerjaan sesuai pembahasannya.

Dengan karangan ini, Kyai Jauhar memohon kepada Allah SWT untuk menjadikannya fadhilah yang membawanya pada keridhaan Allah dan memohon supaya kitab ini bermanfaat seperti kitab aslinya. Dalam penutupan kitab beliau memohon kepada semoga Allah memberikan ampunan kepada beliau, orang tua beliau beserta leluhurnya, kepada semua masyayikhnya dan kepada semua teman2nya.

Kitab ini selesai ditulis pada hari Ahad, 19 Muharram 1429 H. bertepatan 27 Januari 2008 M. Kyai jauhar juga memperkenankan bagi qori’ ahli ma’rifat jika menemukan kesalahan untuk memperbaikinya.

Sebelumnya10 Keutamaan Bulan Ramadhan SesudahnyaKajian Lengkap Nisfu Sya'ban
Banser Haram Jaga Gereja : BM PP MUS Sarang
.:: HASIL KEPUTUSAN MUSYAWAROH KUBRO KE-51 PP. MUS TENTANG BANSER JAGA Kita mungkin sudah sering mendengar kabar, atau bahkan pernah melihat adanya banser menjaga sejumlah gereja di tanah air. Salah...
200 Nama-nama Dai Penceramah Muballigh yang diakui Kementerian Agama RI
Kementerian Agama (Kemenag) merilis nama-nama penceramah yang telah dinyatakan layak menyampaikan materi keagamaan kepada publik. Dalam tahap awal ini sudah ada 200 nama yang diunggah di website resme Kemenag. Menteri...
Muhasabah: Sajak Rindu Untuk Sang Penciptaku
MUHASABAH: SAJAK RINDU UNTUK SANG PENCIPTAKU   (Muhasabah untuk kita, yang pernah dekat dengan Tuhan…namun sekarang jauh, karna kesibukan dan urusan duniawi)   Pernah terbesit rasa hati ini ingin melangkah...
Kajian Lengkap Nisfu Sya’ban
*NISYFU SYA’BAN* _By: Mohammad Bahauddin_ Seperti yang telah kita ketahui bulan sya’ban terdapat banyak sekali cabang kebaikan yang diambil dari arti namanya dari kata asysya’b, maka sangat disayangkan jika kita...
Kitab Al Mauhabah Al Ladunniyyah Syarakh Ar Rohabiyah – Ilmu Waris
Sahabat Ali Bin Abi Thalib berkata: “Ilmu Waris adalah ilmu yang hilang pertama kali di dunia ini.” Permasalahan warisan adalah hal yang sering kali membuat putus tali persaudaraan. Rebutan warisan,...
10 Keutamaan Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan yang selalu dinanti – nanti. bagi orang – orang mukmin, kepergian bulan Ramadhan jauh lebih disesalkan daripada kepulangan seorang tamu mulia yang berlalu pergi. Tak heran...


TINGGALKAN KOMENTAR

%d blogger menyukai ini: